Category: Blog

Your blog category

  • Polda Sumsel Bersama Staf Logistik Gunakan Drone dan X-Fire Padamkan Karhutla di Oki

    Polda Sumsel Bersama Staf Logistik Gunakan Drone dan X-Fire Padamkan Karhutla di Oki

    Palembang. Polda Sumatera Selatan bersama Staf Logistik (SLOG) Polri mengerahkan teknologi drone untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

    Teknologi tersebut digunakan untuk menjangkau kawasan yang sulit didatangi personel di darat, terutama lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terbakar dan minim sumber air. Dalam operasi ini, petugas juga memanfaatkan formula x-fire untuk membantu proses pemadaman dari udara.

    Karo Pengadaan Barang dan Jasa SLOG Polri Brigjen Pol. Hery Santoso mengatakan pemadaman dilakukan sejak Sabtu (26/09/2026) hingga Senin (28/09/2026). Penanganan difokuskan di kawasan lahan gambut Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, serta area sekitar ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Kapal Betung).

    “Kawasan OKI memiliki lahan gambut yang cukup luas, sangat rentan terbakar, dan kondisinya sulit dijangkau serta minim air sehingga memerlukan penanganan ekstra. Inovasi penyemprotan cairan x-fire dari udara ini jauh lebih praktis, ekonomis, serta meminimalisasi risiko bagi personel di lapangan,” ujarnya.

    Menurut Hery, penggunaan drone memungkinkan petugas menjangkau titik-titik yang sulit diakses melalui jalur darat. Teknologi tersebut juga menjadi solusi untuk wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air.

    Sebelum digunakan dalam penanganan karhutla di OKI, teknologi penyemprotan dari udara tersebut telah melalui serangkaian uji coba di Kabupaten Ogan Ilir.

    Selain mengoptimalkan teknologi dalam pemadaman, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar ikut mencegah munculnya titik api baru. Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan penggunaan teknologi menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kepolisian dalam menghadapi ancaman karhutla di Sumatera Selatan.

    “Sesuai arahan Bapak Kapolda, pencegahan karhutla bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama untuk melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat Sumsel. Pemanfaatan drone dan cairan x-fire ini adalah wujud nyata optimalisasi penanganan agar titik api tidak meluas,” kata Nandang.

    Polda Sumsel, lanjut Nandang, terus mengedepankan pencegahan, respons cepat, pemadaman, serta edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan potensi munculnya titik api baru sekaligus mencegah karhutla meluas.

  • Kapolri Terjunkan Satgas Pangan Jaga Stabilitas Harga Bapokting Saat Ramadan

    Kapolri Terjunkan Satgas Pangan Jaga Stabilitas Harga Bapokting Saat Ramadan

    bowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026. (Dok Istimewa)
    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadan. Dia menginstruksikan Satgas Pangan Polri untuk segera bergerak melakukan intervensi guna mencegah lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat.


    “Kita menyadari bahwa di setiap mendekati bulan Ramadan, kecenderungannya ada potensi harga meningkat, sehingga kemudian itu juga menjadi pembahasan kami,” ujar Jenderal Sigit di sela-sela Rapim Polri 2026 di TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

    Sigit menegaskan Polri tidak ingin momentum Ramadan terganggu oleh adanya oknum yang mencoba memainkan harga atau menghambat distribusi. Ia meminta jajarannya memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tetap aman dengan harga yang terjangkau.

    Untuk mengawal kebijakan ini, Jenderal Sigit memerintahkan Satgas Pangan Polri untuk meningkatkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Kolaborasi ini dilakukan untuk memetakan jalur distribusi dan titik-titik rawan terjadinya kelangkaan barang.

    “Selama bulan Ramadan seoptimal mungkin kita jaga agar harga-harga, khususnya sembilan bahan pokok, bisa kita jaga. Ini juga menjadi pembahasan yang akan dilakukan oleh Polri, yang di dalamnya ada Satgas Pangan, dengan kementerian terkait,” tegasnya.

    Selain fokus pada harga di pasar, Kapolri juga menyoroti pentingnya stabilitas ekonomi secara makro agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Penanganan bapokting ini menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 yang dikawal penuh oleh korps Bhayangkara.

    Pantauan di lokasi Rapim Polri 2026, sejumlah menteri seperti Menteri Pertanian dan Menko Bidang Pangan juga hadir memberikan paparan. Hal ini memperkuat sinyal bahwa pemerintah dan Polri akan berfokus pada penguatan ekosistem pangan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan fluktuasi harga di hari besar keagamaan.